• Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Teknologi 2018

Kumpulan Teknologi Terbaru Terupdate Dan Tercanggih

  • DROPDOWN MENU
  • Teknologi
  • Software
  • Internet
  • Ponsel
  • Programming
  • SYAIFUL AKBAR HD
Home » Alutsista » Hankam » Kapal » Lundin » 52 Perwira TNI Kunjungi PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi

52 Perwira TNI Kunjungi PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi

Posted by Teknologi 2018 on Saturday, August 13, 2016
Label: Alutsista, Label: Hankam, Label: Kapal, Label: Lundin

http://i1.wp.com/www.kabarbanyuwangi.info/wp-content/uploads/2016/08/Komandan-Sesko-TNI-Letjen-TNI-Agus-Soetomo-dua-dari-kanan-melihat-miniatur-kapal-boat-militer-di-PT.-Lundin-kemarin..jpg?w=900Pabrik pembuatan kapal militer, PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi, kemarin (12/8) dikunjungi sekitar 52 siswa dari Sekolah Staf (Sesko) TNI. Para calon perwira tinggi TNI tersebut mempelajari proses pembuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diproduksi perusahaan yang berada di Pantai Cacalan, Kecamatan Kalipuro.

Sebelum melihat secara langsung dapur kerja PT. Lundin, puluhan siswa berpangkat kolonel itu terlebih dahulu memperoleh materi mengenai jenis-jenis kapal yang diproduksi. John Ivar Alan Lundin, owner PT. Lundin, menjelaskan secara langsung seluruh mekanika kapal bermuatan karbon fiber komposit itu menggunakan bahasa Inggris.

Selanjutnya, rombongan perwira berpangkat melati tiga itu masuk ke lokasi pembuatan kapal-kapal yang sedang digarap para pekerja. Tak lama kemudian, Komandan Sesko TNI, Letjen TNI Agus Soetomo, yang tiba menggunakan pesawat bersama wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, dan anggota forpimda, itu ikut bergabung bersama para siswa untuk menyaksikan pembuatan kapal-kapal militer yang digarap pengusaha asal Swedia itu.

Dansatgas Proyek Dalam Negeri KCR Trimaran, Kolonel Laut (T), Moch. Tholib, mengatakan agenda para siswa Sesko TNI tersebut adalah melihat kondisi real di lapangan tentang perusahaan pembuat alutsista. Di Jawa Timur ada tiga lokasi. yaitu PT. PAL, PT. Pindad, dan PT. Lundin, yang menjadi tujuan para calon jenderal tersebut.

�Kunjungan ke sini masuk dalam kurikulum pendidikan regular mereka. Jadi, mereka bisa membandingkan antara teori dan kondisi di lapangan,� jelas Tholib. Berdasar pengamatan para siswa, sementara ini kesan yang didapat dari kapal militer produk si PT.

Lundin sebenarnya cukup bagus. Hanya saja, peristiwa terbakarnya prototype KRI Klewang menjadi sedikit catatan yang menurut mereka harus diperbaiki sebelum digunakan di medan tempur. �Kita lihat teknologinya sudah bagus. Tapi belum memenuhi keseluruhan. Agendanya hanya satu hari nanti mereka akan membandingkan,� ujarnya.

Sementara itu, Direktur Komersial PT. Pindad, Wijayanto, menambahkan teknologi kapal boat dengan meriam tank yang dikembangkan PT. Lundin ini yang pertama kali di dunia. PT. Pindad bersama PT. Lundin berusaha membuat sebuah boat yang tangguh dan bisa digunakan di sungai-sungai besar di Indonesia.

�Kita gunakan meriam caliber 105 milimeter dengan daya tembak sampai 17 kilometer. Sama dengan milik medium tank. Kita juga ikut uji menggunakan stabilisator agar kapal ini tidak terlalu bergoyang setelah menembak,� ujarnya.

John Ivar Alan Lundin, pemilik PT. Lundin, menambahkan kapal boat yang dia kembangkan cocok untuk mengamankan sungai-sungai besar di Indonesia. Selama ini beberapa negara, seperti Brazil dan Filipina, sudah membeli produknya. Dia pun optimistis kapal bermuatan 26 orang itu dapat menarik minat para calon perwira tinggi TNI yang datang ke tempatnya pagi itu.

�Kami tetap gunakan carbon fiber composite sebagai bahan. Selain tidak tertangkap radar, anti peluru, bahan juga tahan bakar dan stabil,� ujarnya. (radar)

  ? kabarbanyuwangi  

0 Response to "52 Perwira TNI Kunjungi PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi"

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • Harvard Sedang Mengembangkan RoboBee, Dari Terbang Hingga Menyelam
    Sentrailmu.com - Berita teknologi kali ini akan membahasa robot dengan kecerdasan mekanik dan pemograman yang hebat. RoboBee itulah nama...
  • Pembangunan Kapal LST AT-4 Dimulai
    KRI Bintuni 520, kapal LST AT-3 yang telah dibangun sebelumnya oleh PT DRU Kapal AT4 adalah kapal LST ke-4 dari kelas LST 117 meter yang di...
  • Menristek Dikti Kunjungi Bengkel Kapal Pelat Datar
    Inovasi Anak Bangsa Menristek Dikti Kunjungi Bengkel Kapal Pelat Datar [Fida detikcom] ? D alam rangka mendukung inovasi anak negeri, Mente...
  • PT DI Akan Tempati Lahan 300 hektare
    ? Di Majalengka ? Rancangan induk kawasan aero city Bandar Udara Internasional Kertajati di in Majalengka, Jawa Barat. PT Dirgantara Indone...
  • [Foto] Parade Kirab Bendera Pusaka
    Salah satu daya tarik utama pada Peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia Tahun 2016 Anggota Paskibraka Tahun 2015 Maria Felicia...
  • Mengenal Teknologi Printer 3d
    Apa itu Printer 3D? dan bagaimana cara prinsip dan kerjanya? Tentunya bagi para pembaca yang baru saja mendengar tentang sitilah teknologi p...
  • Perangkat Keras Jaringan Komputer
    Untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainnya dalam sebuah jaringan diperlukan sebuah perangkat keras jaringan komputer (h...
  • Bebas dari Abu Sayyaf pada Hari Kemerdekaan RI
    Setelah hampir dua bulan disekap Abu Sayyaf, Sofyan berhasil kabur. Muhammad Sofyan dikawal polisi Filipina setelah berhasil meloloskan diri...
  • [Foto] CG China Diusir KRI TNI AL
    Baru-baru ini kapal ikan China berhasil ditangkap Kapal Perang Indonesia, KRI Imam Bonjol 383. Namun proses penangkapan kapal ikan China ter...
  • Pemindahan PT DI ke Kertajati Masih Wacana
    ? Perlu Kajian Mendalam M enteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai kepindahan PT Dirgantara Indonesia (DI) kekawasan Bandar Udara In...
Copyright 2015 Teknologi 2018. All Rights Reserved. Template by SL Blogger and CB Blogger. Original Theme by Mas Sugeng. Powered by Blogger