• Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Teknologi 2018

Kumpulan Teknologi Terbaru Terupdate Dan Tercanggih

  • DROPDOWN MENU
  • Teknologi
  • Software
  • Internet
  • Ponsel
  • Programming
  • SYAIFUL AKBAR HD
Home » BPPT » Cyber » Hankam » Internet » TNI » BPPT Sebut Situs Kemenkeu, TNI, Hingga BI Diserang Hacker

BPPT Sebut Situs Kemenkeu, TNI, Hingga BI Diserang Hacker

Posted by Teknologi 2018 on Wednesday, June 22, 2016
Label: BPPT, Label: Cyber, Label: Hankam, Label: Internet, Label: TNI

[Ilustrasi] ?

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkapkan, Indonesia sepertinya perlu menguatkan kedaulatan siber nasional. Hal ini diungkapkannya mengingat terdapat situs milik Bank Indonesia dan Bank of Korea (Bank Sentral Korea Selatan) yang baru saja mengalami serangan peretas (Hacker).

Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material (TIEM BPPT), Hammam Riza menilai, infrastruktur kritis seperti Bank Indonesia harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi. "Mampu menahan bahaya dan cepat pulih jika mengalami serangan yang sifatnya merusak," kata Hammam melalui keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Kamis (23/6).

Menurut Hammam, dunia siber Indonesia saat ini dalam kondisi sudah darurat sehingga perlu diterapkannya teknologi keamanan siber (cybersecurity). Penguatan terhadap keamanan infrastruktur informasi kritis, seperti serangan ke Bank Indonesia ini harus segera diterapkan.

Sejauh ini, kata Hammam, dalam sepekan ini ancaman peretas terjadi di beberapa kementerian dan lembaga pemerintah di Indonesia. �Coba bayangkan dalam satu minggu lalu serangan hacker terjadi pada Kementerian Keuangan yang empat hari mati. Kemudian server Disdik DKI Jakarta terkait penerimaan siswa SMA, selanjutnya situs Mabes TNI lima hari mati hingga Kamis ini belum siuman. Lalu LPDP lima hari terkapar kemarin sudah siuman. Terakhir adalah BI yang kemarin terkapar dan belum siuman,� ujarnya.

Meski sudah membaik, Hammam tetap mengingat lembaga terkait harus memeriksa lebih lanjut. Sebab, tidak mustahil malware-nya masih hidup dan perlu dianalisa lebih lanjut terhadap sistemnya agar dimatikan. Upaya ini perlu dilakukan karena dikhawatirkan malware tersebut bisa menjelma menjadi "botnet" atau malware spying kemudian menjadi Ransomeware.

Atas situasi itu, Hammam menegaskan, kebutuhan akan adanya Critical Infrastructure Protection Plan untuk menghadapi serangan siber merupakan suatu kewajiban yang harus dimiliki. Hal tersebut perlu dilaksanakan, baik pada tingkat negara atau pun spesifik pada berbagai sektor strategis untuk dapat menjamin kelangsungan negara.

�Inilah pekerjaan yang harus diselesaikan oleh lintas Kementerian dan Lembaga mulai dari Polhukam, Kominfo, Lemsaneg, BPPT dan stakeholder terkait mempersiapkan CIIP. Perlu integrasi yang menyeluruh dengan sistem kesiapsiagaan nasional yang meliputi pencegahan, perlindungan, mitigasi, respon, dan pemulihan,� tambahnya.

Hammam juga menjelaskan, serangan model DDOS merupakan cara efektif untuk melumpuhkan atau mematikan akses terhadap sebuah situs. Serangan DOS (denial-of-service attacks), kata dia, jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut. Ini dilakukan sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Dengan demikian, secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

"Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau jaringan,� kata dia.
 

  ? Republika  

0 Response to "BPPT Sebut Situs Kemenkeu, TNI, Hingga BI Diserang Hacker"

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • Harvard Sedang Mengembangkan RoboBee, Dari Terbang Hingga Menyelam
    Sentrailmu.com - Berita teknologi kali ini akan membahasa robot dengan kecerdasan mekanik dan pemograman yang hebat. RoboBee itulah nama...
  • Pembangunan Kapal LST AT-4 Dimulai
    KRI Bintuni 520, kapal LST AT-3 yang telah dibangun sebelumnya oleh PT DRU Kapal AT4 adalah kapal LST ke-4 dari kelas LST 117 meter yang di...
  • Menristek Dikti Kunjungi Bengkel Kapal Pelat Datar
    Inovasi Anak Bangsa Menristek Dikti Kunjungi Bengkel Kapal Pelat Datar [Fida detikcom] ? D alam rangka mendukung inovasi anak negeri, Mente...
  • PT DI Akan Tempati Lahan 300 hektare
    ? Di Majalengka ? Rancangan induk kawasan aero city Bandar Udara Internasional Kertajati di in Majalengka, Jawa Barat. PT Dirgantara Indone...
  • [Foto] Parade Kirab Bendera Pusaka
    Salah satu daya tarik utama pada Peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia Tahun 2016 Anggota Paskibraka Tahun 2015 Maria Felicia...
  • Mengenal Teknologi Printer 3d
    Apa itu Printer 3D? dan bagaimana cara prinsip dan kerjanya? Tentunya bagi para pembaca yang baru saja mendengar tentang sitilah teknologi p...
  • Perangkat Keras Jaringan Komputer
    Untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainnya dalam sebuah jaringan diperlukan sebuah perangkat keras jaringan komputer (h...
  • Bebas dari Abu Sayyaf pada Hari Kemerdekaan RI
    Setelah hampir dua bulan disekap Abu Sayyaf, Sofyan berhasil kabur. Muhammad Sofyan dikawal polisi Filipina setelah berhasil meloloskan diri...
  • [Foto] CG China Diusir KRI TNI AL
    Baru-baru ini kapal ikan China berhasil ditangkap Kapal Perang Indonesia, KRI Imam Bonjol 383. Namun proses penangkapan kapal ikan China ter...
  • Pemindahan PT DI ke Kertajati Masih Wacana
    ? Perlu Kajian Mendalam M enteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai kepindahan PT Dirgantara Indonesia (DI) kekawasan Bandar Udara In...
Copyright 2015 Teknologi 2018. All Rights Reserved. Template by SL Blogger and CB Blogger. Original Theme by Mas Sugeng. Powered by Blogger